Pakta Integritas: Fondasi Antikorupsi di Minahasa

Topik-News.com

Minahasa – Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk tidak menganggap enteng proses penandatanganan Pakta Integritas. Digelar di Ruang Sidang Kantor Bupati, Rabu, (3/12/2025), dan disaksikan langsung oleh Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang.

Proses penandatanganan diawali oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Lynda D. Watania, diikuti para asisten, inspektur, sekwan, kepala badan, dinas, Kabag, hingga seluruh camat se-Kabupaten Minahasa.

Baca juga: Sekda Minahasa Lynda Watania Hadiri Safari Natal: Pesan Persatuan dan Harapan bagi Masyarakat di Tondano

Menurut Bupati, penandatanganan Pakta Integritas bukanlah sekadar prosedur administratif semata, melainkan sebuah janji moral yang berkaitan dengan tanggung jawab hukum yang kuat. Dalam konteks ini, setiap ASN harus memahami bahwa komitmen tersebut menggambarkan dedikasi mereka terhadap integritas dan transparansi dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Baca juga: Safari Natal Pemkab Minahasa: Simbol Sinergi Spiritual dan Sosial di Kawangkoan

Dondokambey menjelaskan bahwa upaya pencegahan korupsi memerlukan sinergi dan kerjasama dari seluruh elemen pemerintahan. “Korupsi adalah musuh bersama yang menggerogoti fondasi negara dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dengan menandatangani Pakta Integritas, kita semua berkomitmen untuk tidak hanya mencegah korupsi, tetapi juga mendorong budaya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aspek pemerintahan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan mengambil langkah tegas terhadap ASN yang melanggar komitmen tersebut. Sanksi administrasi dan hukum akan diterapkan bagi mereka yang terlibat dalam praktik korupsi, sebagai bentuk konsistensi pemerintah dalam menegakkan prinsip antikorupsi.

Dondokambey berharap, melalui penandatanganan Pakta Integritas ini, akan terbentuk budaya kerja yang bersih dan profesional di kalangan ASN. “Mari kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita mampu menjadi pelayan publik yang berintegritas. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya dengan harapan yang tinggi akan terciptanya lingkungan pemerintahan yang bersih dan berkeadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Terkini