Topik News
Tondano – Direktur Prasarana Transportasi Jalan, Tony Tauladan, menekankan pentingnya kedisiplinan tinggi di terminal dalam operasional angkutan umum dan manajemen terminal. Hal ini disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) Operasional Pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) di Hotel Yama Tondano, Minahasa pada Kamis, (16/10/2025).
Beberapa poin penting yang ditekankan oleh Direktur Tony Tauladan meliputi:
– Penertiban Operasional: Penertiban operasional dan pengawasan izin trayek angkutan umum menjadi prioritas utama.
– Kepatuhan Teknis: Terminal harus memastikan kendaraan yang beroperasi telah memenuhi semua persyaratan teknis dan kelengkapan.
– Tata Ruang Terminal: Terminal harus memiliki tata ruang yang jelas, perizinan yang teratur, dan menentukan titik-titik peralihan yang terdefinisi.

Kegiatan FGD ini diikuti oleh Seluruh Dinas Perhubungan (Dishub) di Provinsi Sulawesi Utara, memastikan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan aset dan transportasi.
Kepala BKTD Kelas II Sulut, Alexander Hilmi Perdana, berharap agar kegiatan ini dapat memaksimalkan potensi Terminal yang ada di Sulut, tidak hanya dari sisi optimalisasi aset negara tetapi juga dari aspek peningkatan keselamatan dan ketertiban layanan angkutan umum bagi masyarakat.
Baca juga: Peringingatan Hari Jadi Minahasa ke-597: Kesederhanaan yang Bermakna

Direktur Tony Tauladan juga meminta pergerakan kendaraan umum di luar daerah, mencontoh kasus di Jawa Barat dan Jawa Timur, untuk dijadikan referensi, demi perbaikan sistem transportasi di Sulut.
FGD ini diakhiri dengan perumusan rekomendasi kebijakan yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan transportasi darat di wilayah Sulawesi Utara. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam menggunakan jasa transportasi umum.
[Gosal]




