Mengukir Sejarah Baru: Kunjungan Konsulat Jenderal Filipina ke Pa’Dior Cultural Center, Minahasa

Topik-News.com

Kunjungan Konsulat Jenderal Filipina di Manado ke Pa’Dior Cultural Center, Minahasa, Sulawesi Utara, pada Senin (27/10/2025), menandai langkah signifikan dalam memperkuat hubungan budaya dan potensi kerja sama pariwisata antara kedua negara. Rombongan yang dipimpin oleh Konsul Jenderal Mary Jennifer Domingo Dingal ini disambut hangat oleh Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, bersama jajaran pejabat setempat.

Kunjungan ini merupakan bagian dari peringatan Bulan Museum dan Galeri Nasional di Filipina, sekaligus sebagai wadah untuk memperkuat kerja sama dan pertukaran budaya antara Minahasa dan Filipina. Selama di Pa’Dior Cultural Center, rombongan tamu kehormatan disuguhi penjelasan mengenai kekayaan budaya Minahasa, termasuk artefak tradisional, busana adat, dan nilai-nilai kearifan lokal yang terus dilestarikan.

Baca juga: Tondano: Destinasi Unggulan Baru di Indonesia Timur yang Memikat Hati Wisatawan

Wakil Bupati Vanda Sarundajang menyatakan apresiasi atas perhatian dan kunjungan pihak Konsulat Jenderal Filipina. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas negara untuk memperkenalkan warisan budaya Minahasa ke dunia internasional. “Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin sinergi yang berkelanjutan, terutama di bidang pariwisata dan kebudayaan,” ujarnya.

Minahasa dan Filipina memiliki sejarah dan nilai budaya yang saling beririsan, sehingga menjadi modal besar untuk membangun kolaborasi yang saling menguntungkan. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya kedua negara.

Baca juga: Minahasa Berjuang untuk Pengakuan UNESCO

Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi kedua belah pihak untuk membahas potensi kerja sama di bidang pariwisata dan kebudayaan. Dengan demikian, diharapkan dapat terwujud kerja sama yang saling menguntungkan dan membawa manfaat bagi kedua negara.

Dalam konteks kerja sama ASEAN, kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan organisasi untuk meningkatkan kesadaran dan keberagaman budaya di kawasan Asia Tenggara. Melalui kerja sama ini, Minahasa dan Filipina dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam memperkuat hubungan budaya dan pariwisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Terkini