Topik-News.com
Minahasa – Wakil Bupati (Wabup) Minahasa Vanda Sarundajang (Vasung) menggelar bakti sosial dalam rangka Hari Jadi Minahasa ke-597, kepada masyarakat Kawangkoan Raya, di GMIM Sion Sentrum Sendangan Kawangkoan, Selasa (11/11/2025). Kegiatan bakti sosial ini berupa pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan kesehatan, dan pemberian bantuan sosial.
Wabup Vasung mengatakan, kegiatan ini mengandung arti bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk menjawab kebutuhan masyarakat, meskipun ada keterbatasan anggaran dari pemerintah pusat. “Keterbatasan anggaran tak menjadi alasan untuk tidak melihat kebutuhan dasar masyarakat, yakni kesehatan dan lainnya,” ujar Vasung.
Baca juga: Bupati Minahasa Tekankan Pentingnya Semangat Persaudaraan dan Gotong Royong
Pemberian bantuan sosial hanya bagi mereka yang memenuhi syarat dan pantas untuk dibantu. “Kurang lebih 100 orang yang akan menerima bantuan sosial hari ini,” tutur Vasung. Wabup Vasung berharap masyarakat tetap jaga pola hidup dan pola makan sebagai upaya untuk menjaga kesehatan.

Pemerintah akan selalu hadir menjembatani masyarakat dalam menjawab keinginan dan kebutuhan masyarakat terutama soal kesehatan. Dikatakan Vasung, sebelumnya Pemkab Minahasa telah menggelar berbagai kegiatan di Hari Jadi Minahasa ke-597, mulai dari upacara, rapat paripurna DPRD, dan masih banyak kegiatan lainnya.
Baca juga: Pemkab Minahasa Pastikan Pembayaran TPP ASN Sudah Sesuai Prosedur dan Peraturan
Wabup Vasung juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta menghindari terjadinya gesekan. “Tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Hindari terjadinya gesekkan. Ciptakan hidup rukun dan damai di Kawangkoan Raya,” tutur Wabup Vasung.
Pemerintah hanya berharap dukungan dan pemberian diri masyarakat untuk terus mendoakan dan mendukung pemerintah lewat program kerjanya. “Intinya Bupati dan Wakil Bupati RD Vasung akan membangun Minahasa melalui program-program nyata dan bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat meskipun anggaran untuk Pemkab Minahasa berkurang oleh karena efisiensi anggaran dari pemerintah pusat,” tutup Vasung.




